Rabu, November 11, 2009

Windows XP: Menampilkan Account Administration Pada Welcome Screen

Setelah Windows XP diinstal untuk pertama kalinya, akan muncul kotak dialog yang meminta Anda untuk membuat satu atau beberapa account atau nama yang akan digunakan saat login ke dalam Windows. Setelah account baru tersebut dibuat, secara otomatis menyebabkan account Administrator
akan hilang dari tampilan welcome screen. Kita dapat menampilkan kembali account Administrator yang hilang tersebut dengan melakukan pengeditan pada registry. Sebelumnya Anda harus login dulu sebagai Administrator atau user lain yang setingkat dengan administrator untuk dapat melakukan pengeditan registry. Caranya adalah: setelah welcome screen tampil, tekan [Ctrl]+[Alt]+[Del] sebanyak dua kali untuk menapilkan kotak dialog Log on. Ubah username menjadi Administrator dan ketikkan password Anda. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut:
1. Bukalah Registry Editor melalui [Start]>[Run]>regedt32
2. Kemudian masuklah ke subkey: HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\ Microsoft\
WindowsNT\CurrentVersion\ Winlogon\SpecialAccounts\UserList.
3. Pada subkey UserList buatlah sebuah DWORD Value baru dengan nama Administrator dengan
cara klik kanan mouse pada panel sebelah kanan, lalu pilih [New]>[DWORD Value] dan beri nama
Administrator.
4. Klik dua kali entri Administrator tadi dan isikan dengan angka 1 pada bagian Value data.
Setelah selesai tutup Registry Editor dan restart komputer Anda. Sekarang setiap welcome screen
tampil Anda akan melihat account Administrator muncul bersama-sama dengan account Anda yang lain.

Sumber:
Parlindungan Manalu

Mematikan Fitur Download “Media Information” dari Internet

Windows Media Player 9 merupakan versi multimedia
player terbaru untuk sistem operasi Windows.
Perangkat lunak ini mampu untuk mencari informasi yang
terkait dengan CD atau DVD yang sedang Anda mainkan
pada player tersebut melalui jaringan Internet. Windows
Media Player juga akan secara otomatis mencari informasi
serupa ketika Anda memutar MP3 atau file WMA (Windows
Media Audio).
Informasi yang dicari ketika Anda memutar CD atau
DVD adalah nama artis, judul lagu dan nama album dari CD
atau DVD. Sedangkan jika Anda memutar file musik yang ada
di harddisk, Windows Media Player secara otomatis akan
melengkapi informasi mengenai musik yang Anda putar.
Sebagai contoh Anda memiliki file musik yang dilengkapi
data nama artis penyanyinya, namun nama albumnya tidak
Anda tuliskan. Nah, di sini Windows Media Player akan
berperan dengan melengkapi informasi nama album yang
didapatkan dari Internet. Kesemua informasi tersebut diambil
dari situs WindowsMedia.com yang telah disiapkan oleh
Microsoft.
Meskipun ini adalah fitur yang bagus, masalah yang muncul
disini adalah jika Anda adalah orang yang sensitif dengan masalah
privacy. Secara tidak langsung, mau tidak mau Anda harus
mengirimkan data mengenai file, CD, atau DVD yang Anda
miliki ke Internet, dalam hal ini ke situs WindowsMedia.com.
Jika ini merupakan masalah bagi Anda, maka Anda dapat
mematikan fasilitas download media information ini. Caranya
adalah sebagai berikut:
1. Jalankan Group Policy Editor, dengan cara mengklik
[Start]>[Run…] kemudian ketik gpedit.msc.
2. Masuklah ke sub folder Windows Media Player yang berada
pada folder Local Computer Policy\User
Configuration\Administrative Templates\Windows Components\.
3. Carilah setting Prevent CD and DVD Media Information
Retrieval kemudian klik ganda setting tersebut.
4. Klik radio button [Enabled] untuk menonaktifkan Media
Information Retrieval pada media CD dan DVD.
5. Klik [OK].
6. Sekarang, klik ganda setting Prevent File Music Media
Information Retrieval. Setting ini berfungsi mengatur urusan
Media Information Retrieval untuk file musik yang berada di
harddisk.
7. Pada Prevent File Music Media Information Retrieval
Properties aktifkan opsi [Enabled], kemudian klik [OK].
8. Terakhir, tutup jendela Group Policy.
Sebagai catatan tambahan, trik ini hanya dapat bekerja jika
Anda telah meggunakan Windows Media Player versi 9!

SUMBER:
Steven Andy Pascal
steven@e-pcplus.com

Selasa, November 10, 2009

Mengunci Path Folder My Documents

Jika Anda pengguna Windows 9x atau Windows Me, Anda tentu sudah mengetahui di mana lokasi default My Documents pada Windows. Pada Windows Me atau versi yang lebih rendah,
Microsoft menaruh folder My Documents pada C:\My Documents\. Berbeda halnya
dengan sistem operasi berbasis NT seperti Windows NT, 2000 dan XP. Berbagai sistem
operasi tersebut meletakkan My Documents-nya pada folder c:\Documents and
Settings\\My Documents\. Meskipun folder diatas merupakan folder standar,
pengguna masih dapat mengubahnya. Misalkan penguna ingin dokumen diletakkan pada drive lain yang
dikhususkan untuk menyimpan data. Ia cukup mengklik kanan [My Documents], kemudian
pilih [Properties]. Pada bagian Target folder location, pengguna dapat mendefinisikan
lokasi dokumen yang baru. Bagi administrator, jika komputer yang dikelolanya digunakan oleh user yang sering
memindah-mindahkan folder dokumen, tentu pengelolaannya menjadi sedikit lebih sulit. Akan
lebih baik jika Anda menentukan suatu tempat untuk menyimpan dokumen, kemudian
menguncinya agar kesemrawutan dapat dihindari. Berikut ini cara mengunci folder My Documents
melalui Group Policy:
1. Klik [Start]>[Run…] kemudian ketik gpedit.msc untuk menjalankan Group Policy.
2. Masuklah ke folder Local Computer Policy\User Configuration\Administrative Templates\Desktop.
3. Klik ganda setting Prohibit user from changing My Documents path yang berada di bagian
kanan window.
4. Pilih radio button [Enabled].
5. Klik [OK], lalu tutup jendela Group Policy.

Sumber:
Steven Andy Pascal
steven@e-pcplus.com

Kamis, November 05, 2009

Menyedot Album Foto pada FB Orang Secara Masal

Jika kamu salah satu orang yang suka ngumpulin foto-foto teman, sekarang bisa tertawa bahagia. Tapi jangan terlalu kebablasan yah, nanti dikira orang gila. Heheee….! Ok.. mungkin kalian semua belum banyak yang tau, kalau ada Tools untuk Facebook yang bisa menyedot semua foto-foto di dalam album secara mudah dan gampang. Tools yang dipakai adalah Facebook Photo Album Downloader.

Tools ini hanya bisa digunakan untuk browser Firefox aja guys, jadi ikutin cara mendapatkannya yah:

1. Buka browser firefox.
2. Login pada facebook seperti biasanya.
3. Kemudian download dan install aplikasi Facebook Photo Album Downloader di sini https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/8442
4. Klik tombol Add a Firefox.

5. Klik tombol Accept and Install.

6. Klik tombol Install Now pada jendela Software Installation.

7. Klik tombol Restart Firefox.

8. Klik tombol Restart jika muncul kotak dialog Restart Firefox.

Setelah selesai menginstal dan mengaktifkan aplikasi Facebook Photo Album Downloader pada browser firefox. Maka sekarang kamu sudah siap untuk mencuri semua foto-foto yang dimiliki oleh teman-temanmu dengan mudah dan cepat. Pasti kamu penasaran? Ikutin aku yuk:

1. Masuklah pada facebook temanmu.
2. Klik tab Photos.
3. Cari dan pilihlah album mana yang akan kamu ambil fotonya.
4. Klik kanan pada album, lalu klik menu Download Album with FacePAD.

5. JIka muncul jendela konfirmasi, klik tombol OK.

Membuat Huruf Awal Besar Menggunakan Drop Cap


Terkadang kita sering melihat di koran-koran atau majalah bentuk tulisan
yang huruf awalnya mempunyai ukuran yang agak besar seperti Gambar 1.
Kita pun dapat membuat hal seperti itu agar bulletin atau tulisan yang kita buat terlihat bagus
dan professional. Format tersebut dapat dibuat dengan menggunakan Microsoft Word, yaitu dengan teknik format Drop Cap. Caranya sebagai berikut:
1. Pastikan Anda berada pada tampilan Page Layout/ Print Layout.
2. Klik pada paragraf di mana Anda ingin membuat huruf awal besar.
3. Kemudian klik menu [Format] lalu pilih [Drop Cap].
4. Maka akan terbuka dialog Drop Cap (Gambar 2), klik icon [Dropped] untuk mengalirkan teks di
sekitarnya atau klik icon [In Margin] untuk memindahkan huruf awal ke margin kiri.
5. Anda juga dapat menentukan font yang berbeda untuk huruf awal tersebut dengan mengklik
panah bawah Font.
6. Pada kotak Lines to Drop tentukan (dalam banyaknya baris) tinggi huruf awal tersebut.
7. Kemudian pada kotak Distance From Text, tentukan (dalam inci) berapa jauh huruf awal
tersebut dari teks paragraf.
8. Klik [OK].

Sumber:
Muhamad Taufik
muhtfk2@telkom.net

Rabu, November 04, 2009

Melihat Isi Folder dengan Cepat

Pada Windows Explorer ketika kita
ingin tahu isi dari sebuah folder kita harus
membuka folder tersebut. Sebenarnya kita
bisa membuat shortcut ketika kita mengklik
kanan folder tersebut untuk melihat isi folder
dengan cepat. Untuk itu lakukanlah
langkah-langkah berikut ini:
1. Buka Notepad Anda.
2. Ketikkan
@echo off
dir %1% /o > c:\windows\isifolder.txt
notepad c:\windows\isifolder.txt
3. Simpan dengan nama isifolder.bat dan
letakkan di folder Windows.
4. Sekarang buka Registry Editor Anda.
5. Masuk ke key
HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\Shell.
6. Pada panel sebelah kanan, klik dan pilih [New]>[Key], beri nama Key tersebut dengan Lihat Isi Folder.
7. Di dalam Key baru tersebut klik ganda pada Value Name [Default] dan isikan Value Data-nya
“&Lihat Isi Folder”.
8. Di dalam key Lihat Isi Folder, buat key baru dengan cara klik pada panel sebelah kanan dan pilih
[New]>[Key], beri nama key tersebut dengan nama Command.
9. Di dalam key Command klik ganda Value Name [Default] dan isikan Value Data-nya
c:\windows\isifolder.bat %1.
10.Tutup Registry Editor Anda.
Untuk melihat perubahannya, Anda bisa langsung membuka Windows Explorer dan klik kanan
sebuah folder dan akan muncul pilihan baru yaitu [Lihat Isi Folder], pilih untuk melihat isi folder
tersebut. Selamat mencoba.

Sumber:
Habib Abu Bakar
bebekkar@yahoo.com

Design by : RieQie